Jadi mahasiswa psikologi itu susah?
Pendapat umum mengatakan bahwa orang-orang yang berkuliah di Psikologi itu dapat membaca pikiran, tau cara mengolah emosi dan sebagainya. Anggapan lain juga ada yg seperti ini "Kalau gitu anak psikologi gak stress donk karena bisa mengolah emosi dengan baik". Ada juga yang memilih Psikologi untuk menghindari perhitungan matematika yang sebenarnya itu hal terpenting dalam belajar di jurusan Psikologi. Sebelum membahas tentang bagaimana kuliahnya, aku mau kasi tau dulu bahwa tidak ada Psikolog yang bisa baca pikiran :"), mereka bisa terkesan dapat membaca pikiran karena memahami bagaimana cara mengobservasi seseorang dengan baik dan itu memerlukan latihan yang bertahun-tahun. Lalu, pekerjaan Psikolog juga memiliki resiko seperti pekerjaan lainnya lhoo. Inikan berkaitan dengan jiwa dan keadaan paling buruknya adalah pada saat menangani ODGJ justru malah jadi ikutan stress.
Jadi sudah yaaa man-teman tentang psikologi secara umumnya. Yaa sama seperti keahlian lainnya, ilmu psikologi juga perlu penerapan yang profesional. Jadi tidak heran bahwa pada saat menjadi mahasiswa kami ditempa agar menjadi lulusan yang siap menghadapi masalah-masalah klien yang beragam itu. Balik lagi ke judul tentang apakah kuliah Psikologi itu susah? jawaban yang bisa aku kasi ke teman-teman yang lagi mempertimbangkan jurusan ini adalah "Tidak Ada". Kamu sendirilah yang menentukan itu menjadi susah atau tidak. Ini sangat subjektif yaaa teman-teman jadi aku bakal kasi gambaran gimana sih kuliah psikologi itu. (Untuk di kampusku mungkin ada beberapa tang berbeda dengan kampus teman-teman tapi pada umumnya seharusnya tidak beda jauh
- Ada itung-itungannya
Kalian akan ketemu yang namanya statistika disini, lalu ada juga yang namanya psikometri, Konstruksi alat ukur, metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Tapi tenang, kita menghitungnya menggunakan software kok. Jadi yaa masih mudah lahh. Apa sih yang diitung? Hasil dari kuisioner atau skala yang kalian sebarkan itu untuk mengetahui hasilnya perlu yang namanya statistika.
2. Tugasnya banyak melibatkan orang
Yaa iyalah, kan kita mempelajari manusia, jadi kita banyak berinteraksi dengan orang lain. Entah itu menyuruhnya mengisi skala, survei, lalu ada juga wawancara dan observasi. Jadi bagi kalian yang pemalu atau terkadang susah berbicara dengan orang harus dilatih yaa kalau mau masuk psikologi.
Ya untuk sementara segini dulu percobaan buat blognya :) semoga bisa bermanfaat yaa
👍👍👍
BalasHapusbagus kak, lanjutkan yaa
BalasHapus